Sabtu, 11 Mei 2013

Solar Energy


Post saya kali ini mengenai tugas KPST di. Tugas yang kami penuhi ini yaitu tentang menggunakaan konsep tekonologi dalam percobaan yang kami lakukan. Kami melakukan dalam bentuk group dan ini anggota grup kami :
  1. Ridle Ezri Sambow                       ( 116120091)
  2. Timbul Prawira Gultom                (116122123)
  3. Victor Marolop Patriasi Siregar    (116121117)

Berikut beberapa file yang berhubungan dengan percobaan yang kami lakukan :


   SOLAR ENERGY

Sebelum menjelaskan tentang cara kerja solar cell, penulis ingin menjelaskan mengenai sejarah solar cell. Solar cell pertama kali di temukan oleh Alexandre Edmund, seorang ahli fisika  pada tahun 1839. Percobaannya dilakukan dengan cara menyinari 2 elektrode dengan berbagai macam cahaya. Electrode tersebut di balut dengan bahan yang sensitive terhadap cahaya dan dilakukan pada kotak hitam yang di kelilingi campuran asam. Hasilnya tenaga listrik bertambah seiring dengan besarnya intensitas cahaya yang ditingkatkan. Pada beberapa tahun berikutnya beberapa peneliti mencoba untuk melanjutkan penelitian yang dilakukan oleh Alexandre, dan hasilnya mereka menemukan bahwa Selenium dapat berfungsi sebagai pengubah tenaga matahari menjadi listrik tanpa ada bagian bergerak atau panas.  Namun pada saat itu efesiensi solar cell masih sangat sedikit sehingga belum dapat digunakan untuk memberi daya pada peralatan listrik yang besar. Sampai saat ini efesiensi solar cell paling besar adalah sebesar 42,8% yang dilakukan oleh University if Delaware pada tahun 2007.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap. PTLS dapat menghasilkan energy listrik dalam jumlah yang tidak terbatas yang dapat di ambil langsung dari matahari, selain itu dalam pengambilan tenaga surya PLTS tidak memerlukan bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar. Sehingga tidak akan ada polusi suara maupun polusi udara.
Sistem sel surya yang ada digunakan biasanya terdiri dari panel solar cell, rangkaian kontroler pengisian dan aki 12 volt. Panel solar cell merupakan modul yang terdiri dari beberapa solar cell yang digabung dengan rangkaian seri atau parallel tergantung ukuran dan kapasitas yang di perlukan. Solar sell menghasilkan energy listrik yang proporsional dengan luas permukaan solar cell yang terkena matahari. Rangkaian kontroles pengisian aki dalam system solar cell merupakan rangkaian elektronik yang mengatur proses pengisian aki. Jika aki terisi 10,8 volt (dari 12 volt) maka kontroler akan mengisi aki dengan solar cell sebagai sumberdayanya. Jika aki sudah terisi hingga 13,2 volt maka kontroler akan menghentikan pengisian aki.
Agar system solar cell menghasilkan hasil yang maksimal, solar cell harus menghadap matahari secara tegak lurus. Maka dari itu system solar cell harus mempunya kontroler optional yang dapat mengubah arah panel solar cell tegak lurus terhadap arah datangnya matahari agar cahaya matahari terserap secara maksimal.
Sedangkan bahan yang digunakan untuk solar cell adalah terdiri dari kaca pelindung dan material adhesive transparan yang melindungi bahan solar cell dari keadaan lingkungan. Lapisan berikutnya adalah material anti-reflesi untuk menyerap lebih banyak cahaya dan mengurangi jumlah cahaya yang di pantulkan. Lalu semikonduktor tipe P dan tipe N (terbuar daru campuran silicon) untuk menghasilkan medan listrik. Saluran awal dan saluran akhir (terbuat dari logam tipis) untuk mengirim electron ke perabot listrik.
Saat cahaya bersentuhan dengan solar cell, cahaya akan di serap oleh bahan semikonduktor, lalu terjadi pelepasan electron. Apabila electron tersebut bisa menempuh perjalana menuju bahan semi-konduktor pada lapisan yang berbeda, maka akan terjadi perubahan sigma gaya-gaya. Gaya tolakan menolak antar bahan semi-konduktor akan menyebabkan aliran medan listrik yang mengakibatkan electron dapat di salurkan ke saluran awal dan akhir untuk digunakan pada perabot listrik.
Lebih lengkapnya download file di atas ya teman teman....Jangan lupa juga like videonya.(IT Telkom)

Jumat, 29 Maret 2013

Tugas Mid Semester KPST

Post saya kali ini mengenai tugas KPST di. Tugas yang kami penuhi ini yaitu tentang menggunakaan konsep sains dalam percobaan yang kami lakukan. Kami melakukan dalam bentuk group dan ini lah anggota grup kami :
  1. Ridle Ezri Sambow                    ( 116120091)
  2. Timbul Prawira Gultom                (116122123)
  3. Victor Marolop Patriasi Siregar   (116121117)

Berikut beberapa file yang berhubungan dengan percobaan yang kami lakukan :
  1. Story Board                                  (download)
  2. Artikel Percobaan                         (download)
  3. Presentasi                                     (download)
  4. Video Simulasi
      Sekarang Mari Kita Lihat Percobaannya yaaaaaaa............

TEKANAN UDARA

Saat ini kami akan melakukan percobaan yang akan membuktikan adanya tekanan udara dan pengaruh tekanan udara terhadap pergerakan udara. Selain itu kita juga dapat mengetahui pengaruh oksigen terhadap nyala api.
Bahan dan alat yang diperlukan pada percobaan ini adalah sebagai berikut :
  1.         Air (Secukupnya)
  2.      .  Penggaris
  3.    .    Piring
  4.        Gelas
  5.     .   Lilin
  6.        . Korek api
  7.       . Pewarna makanan

Langkah kerja yang dilakukan adalah sebagai berikut :
  •           Pertama-tama kita siapkan semua bahan yang diperlukan
  •         Tempelkan lilin di atas piring yang telah disediakan
  •         Tuangkan air yang telah dibei sedikit pewarna makanan kedalam piring
  •         Lalu tutup lilin dengan gelas dan ukur berapa tinggi permukaan air di dalam gelas
  •         Setelah itu angkat gelas dan nyalakan lilin
  •         Setelah lilin menyala tutup dengan gelas dan lihat apa yang terjadi

Hasil dari percobaan ini adalah ketika lilin yang menyala di tutup dengan gelas, semakin lama nyala api semakin redup hingga akhirnya mati. Dalam proses redupnya api, tinggi permukaan air di dalam gelas juga semakin naik.
Mengapa hal ini bisa terjadi??
Lilin semakin lama semakin redup karena dalam proses pembakaran dibutuhkan oksigen, namun dalam ruangan tertutup oksigen yang dibutuhkan terbatas. Sehingga beberapa saat setelah lilin di tutup dengan gelas, api pada lilin semakin lama semakin redup hingga akhirnya mati karena kadar oksigen yang di perlukan untuk proses pembakaran tidak mencukupi. Molekul oksigen yang hilang karena proses pembakaran, menyebabkan tekanan udara di dalam gelas lebih kecil di bandingkan dengan tekanan udara di luar gelas. Hal ini sesuai dengan yang dinyatakan oleh BOYLE dalam hukumnya bahwa volume sebanding dengan tekanan, jadi pada saat volume oksigen habis did alma gelas maka tekanan juga akan semakin kecil. Selanjutnya tekanan mengalir dari luar ke dalam karena tekana di mluar lebih besar dari dalam gelas, hal ini sesuai dengan yang dikatakn BUYS BALLOT bahwa tekanan udara mengalir dari tekanan udara tinggi ke tekanan udara rendah sehingga menyebabkan air yang ada di sekitar gelas terhisap masuk kedalam gelas dan menyebabkan permukaan air dalam gelas menjadi meningkat.
Contoh Tekanan Udara dalam kehidupan sehari hari seperti Terjadinya angin laut, dan angin darat,

KESIMPULAN
Dari percobaan ini kami dapat menarik kesimpulan bahwa dalam proses pembakaran di perlukan oksigen yang cukup dan udara bergerak dari daerah yang bertekanan udara tinggi ke daerah yang bertekanan udara rendah.(IT TELKOM)

Video Percobaan  : http://www.youtube.com/watch?v=MfK1wJcJTP4&feature=youtu.be

Rabu, 27 Februari 2013

KPST (Resume Critical Thinking )


Berfikir adalah kegiatan mefokuskan pada ekplorasi gagasan, memberikan berbagai kemi\ungkinan-kemungkinan dan mencari jawaban yang lebih benar. Sedangkan berfikir kritis adalah berfikir secara beralasan dan reflektif dengan menekankan pembuatan keptusan tentang apa yang harus di percayai dan dilakukan.
Dalam pelajaran ini kita diajak untuk dapat berfikir kritis agar dapat menyimpulkan suatu masalah dengan baik dan memberikan alasan yang baik dalam setiap masalah yang muncul. Sebagai mahasiswa memang sudah seharusnya kita berfikir dengan kritis, sebab kita adalah generasi penerus yang akan mendominasi Negara ini.
Dengan belajar bagaimana berfikir kritis ini seseorang diharapkan untuk dapat menyimpulkan informasi yang diketahuinya setelah sebelumnya ia mengurai informasi tersebut berupa peristiwa, berita dan pikiran yang semula utuh, lalu menjadi satuan-satuan kecil, kategori-kategori, kelompok-kelompok, serta memahami detail dati satuan, kategori atau kelompok tersebut. Kita juga diharapkan dapat mengetahui cara memanfaatkan informasi untuk memecahkan masalah dan mencari sumber-sumber informasi yang relevan untuk dirinya.
Dengan adanya pembelajaran berfikir kritis ini kita juga diharapkan dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Membantu dalam memperoleh pengetahuan, memperbaiki teori, memperkuat argument

  • Mengemukakan dan merumuskan pertanyaan dengan jelas, Mengumpulkan, menilai, dan menafsirkan informasi dengan efektif.

  •  Membuat kesimpulan dan menemukan solusi masalah berdasarkan alasan yang kuat

  • Membiasakan berpikiran terbuka, dan mengkomunikasikan gagasan, pendapat, dan solusi dengan jelas kepada lainnya
Sesuai dengan yang di katakan di atas kita juga di harapkan mampu untuk memperkuat argument. Namun ada perbedaan antara argument dan penjelasan
  1. Argument adalah serangkaian proposisi yang digunakan untuk memperkuat suatu penjelasan(atau dalam kehidupan sehari-hari bisa disamakan dengan pernyataan) yang terdiri dari premis dan kesimpulan 
  2.  Penjelasan adalah serangkaian kaliamat yang digunakan untuk memperjelas masalah yang ada, dan merupakan suatu penyataan yang benar dan tidak dapat disanggah

Selasa, 19 Februari 2013

KPST


Apa itu KPST??
Konsep pengembangan sains dan teknologi atau sering disingkat KPST merupakan salah satu matakuliah yang ada di Institut TeknologiTelkom. Sebelum mencari tahu apa saja yang ada dalam matakuliah KPST kita harus tahu apa yang dimaksud dengan sains dan teknologi serta perbedaannya.
Sains adalah ilmu yang mempelajari tentang alam semesta dan isinya, sedangkan teknologi merupakan sarana yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan/kebutuhan manusia. Jadi teknologi adalah penerapan dari sains yang dibuat untuk membantu pekerjaan manusia.

Apa sih yang dipelajarin dari KPST??
Jadi Konsep Pengembangan Sains dan Teknologi merupakan suatu mata kuliah yang mempelajari tentang cara berfikir dan tindakan yang harus kita ambil untuk menghadapi pekembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di dunia. Berfikir yang dimaksud adlah berfikir secara kritis, ilmiah, terstruktur dan sesuai dengan sains tersebut.
Setelah mempelajari KPST, kita di harapkan untuk dapat memberikan solusi untuk suatu masalah yang terjadi pada masa ini dengan cara menyetarakan perkembangan teknologi dengan konsep sains yang telah ada. Sehingga munculah cara untuk mendapatkan solusi dari setiap masalah yang ada dengan efektif dan efesien. 


Apa yang ingin saya pelajari dari matakuliah KPST ini?
Seperti yang tertera di atas, saya ingin mempelajari tentang bagaimana cara berfikir secara sains dan teknologi dan berfikir tentang hal-hal real yang ada di dunia sehingga dapat memecahkan secara efektif dan efesien. Saya juga ingin berfikir secara kritis dan memiliki konsep dalam setiap masalah yang muncul.

Oleh Victor Marolop Patriasi
IT Telkom